Di sebuah bar, ada seorang pemain piano handal yang bermain di situ setiap malam.
Suatu hari, pemilik bar memintanya untuk tidak bermain piano, tetapi menyanyi.
Pemain piano langsung menolak dengan alasan dia tidak pandai menyanyi. Pemilik bar berkata, “Saya tidak perlu pemain piano, tetapi seorang penyanyi. Kalau kamu tidak mau menyanyi, saya tidak akan membayar.”
Akhirnya dengan terpaksa pemain piano itu mulai menyanyi. Dan belum pernah ada orang yang mendengar lagu Mona, Mona Lisa seindah malam itu saat dinyanyikan oleh pemain piano, Nat King Cole, yang akhirnya menjadi penyanyi ternama.
Ada ilustrasi tentang seorang tuan hendak berpergian jauh. Dia memberikan kepada 3 orang hambanya masing-masing lima, dua, dan satu talenta. Ketika tuan kembali, dia mendapati hamba yang memperoleh lima dan dua talenta telah mengelola talenta dengan baik,dan menghasilkan dua kali lipat. Tuan memujinya. Tapi hamba yang memperoleh satu talenta namun menguburnya dan tidak menghasilkan apa-apa, tuan menegurnya dengan keras.
Setiap orang pasti ada talenta yang diberikan Tuhan. Ada yang diberi banyak, ada yang diberi sedikit. Namun, yang penting adalah bagaimana kita mempergunakannya.
Apakah kita pakai talenta dengan baik, sehingga menjadi berkat? Atau, menguburnya dan tidak menghasilkan apa-apa?

