
Burung merpati sering dijadikan lambang cinta, perdamaian, kesucian dan kelemahlembutan.
Ketika bumi dilanda air bah untuk suatu waktu dulu dan Nuh ingin melihat keadaan di daratan, dia melepaskan seekor burung merpati yang akhirnya kembali dengan membawa sehelai daun zaitun yang segar dalam paruhnya. Secara simbolik, kisah burung merpati itu menunjukkan bahwa Tuhan menyatakan perdamaian kepada manusia setelah air bah membersihkan kejahatan dari muka bumi.
Kita dapat belajar sesuatu dari burung merpati ini.
1. Burung merpati adalah burung yang setia terhadap pasangannya. Pasangan burung merpati biasanya satu saja untuk seumur hidupnya. Sebab itulah mengapa merpati kerap dijadikan sebagai lambang kesetiaan dalam hubungan.
2. Burung merpati adalah burung yang tahu kemana dia harus pulang. Jauh manapun dia terbang, dia tidak pernah tersesat untuk pulang.
3.Burung merpati adalah burung yang romantik. ketika Merpati jantan bertalu-talu memberikan pujian, Merpati betina hanya tertunduk malu.
4. Burung merpati suka bekerja teamwork. Ketika sepasang merpati bekerjasama membuat sarang. Merpati jantan dan betina silih berganti membawa ranting untuk sarang anak-anak mereka.
5. Burung merpati tidak mempunyai empedu, jadi merpati tidak menyimpan dan memendam kepahitan dalam hidupnya, dia tidak berdendam terhadap siapa pun.
Sungguh luarbiasa kan? Jika seekor burung merpati mampu melakukannya, manusia juga pasti mampu. Hidup ini indah jika kita saling mengerti, berbagi dan menghargai.