Complaining identik dengan mengeluh. Oleh kerana banyaknya masalah yang dihadapi, manusia mulai mengeluh bahkan hampir menyerah.
Namun ketika kita berhenti mengeluh dan mulai bersyukur, ada perubahan yang luarbiasa terjadi dalam diri kita.
1. Orang akan suka dan senang dengan kita.
Apabila terbiasa bersyukur, kita akan menjadi rendah hati mudah berterima kasih untuk kebaikan orang lain.Oleh itu, orang suka dan mau bergaul dengan kita.
2. Tidur lebih nyenyak.
Bersyukur meningkatkan kualiti tidur kita. Menurut Journal of Psychosomatic Research 2009, orang yang senantiasa mengucap syukur tidur lebih nyenyak dan bangun lebih segar setiap hari.
3. Mental lebih kuat dan Sihat.
Risiko depresi dan bunuh diri sangat rendah pada orang yang senantiasa bersyukur.
4. Meningkatkan kesihatan fizikal.
Bersyukur meningkatkan imunisasi tubuh. Bersyukur dikaitkan dapat menstabilkan tekanan darah dan mengurangkan rasa sakit atau terluka.
5. Semakin bersemangat untuk mencapai “goals” hidup.
Orang yang terbiasa bersyukur cenderung lebih konsentrasi, antusias dan bersemangat berbanding orang yang tidak banyak bersyukur.
6. Menjadi pemimpin yang lebih baik.
Bersyukur mampu mengembangkan potensi kepemimpinan seseorang dan dapat menghargai pekerjaan orang lain dengan lebih baik.
7. Mudah pulih dan bangkit dari kesedihan atau kesulitan yang dialami. – Mampu mengelola stres dengan baik.
8. Lebih tenang dan jauh dari kekuatiran.
Sekalipun hidup dalam situasi yang sulit atau bahkan hidup dalam kemiskinan, rasa syukur membuat seseorang itu lebih tenang dan bahagia.
9. Menghargai diri sendiri dengan lebih baik.
Dapat menerima dirinya sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada. Ia tidak menghakimi diri, tidak membandingkan diri dengan orang lain dan tidak melakukan hal-hal yang merusak dirinya sendiri.
Saat kita mengambil keputusan untuk berhenti mengeluh dan menggantikannya dengan ucapan syukur, rasa indah dan bahagia itu mulai mengambil alih hidup kita. πππ’π¬ πππ¨π© ππ¨π¦π©π₯ππ’π§π’π§π .
