Marah

πΎπ‘œπ‘›π‘‘π‘Ÿπ‘œπ‘™ kata-katamu ketika kamu sedang marah kerana kadang-kadang kata-kata yang diucapkan dalam kemarahan meninggalkan bekas luka yang tidak dapat disembuhkan.”

Kita semua pasti pernah merasa marah kan? Sampai saat ini, saya belum pernah bertemu dengan orang yang tidak ‘pandai’ marah. Tuhan saja pun boleh marah apalagi kita yang hanya manusia.

Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis. Sebab itu, kita sering mendengar orang berkata,” jangan cepat marah”, “jangan lama-lama marahnya” atau “jangan tidur dalam keadaan marah”.

Marah yang tidak dikontrol akan merugikan. Jadi penting untuk kita belajar mengontrol amarah itu. Kerana jika tidak demikian, kita mungkin akan melukai orang lain bahkan orang-orang yang kita sayang. Kadangkala setelah dilukai dan disakiti, orang-orang di sekitar akan mulai menjauhi kita dan mungkin berhujung kita akan menjadi ‘lonely’ sebab tidak ada orang yang suka dekat dengan pemarah.

Marah yang terkendali dan penuh dengan teguran yang baik pasti berbeza hasilnya. Saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah, sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran.

Leave a Comment