“Everybody has 24 hours and the question is, what do you do with your 24 hours? That’s what makes everybody equal.”
Stedman Graham
Ada kajian yang dilakukan di Singapore tentang bagaimana rata-rata seseorang itu menggunakan waktu hidupnya selama 70 tahun.
– 23 tahun untuk tidur
– 17 tahun untuk bekerja
– 11 tahun untuk menonton TV/bermain
– 6 tahun dalam perjalanan
– 6 tahun untuk makan
– 3 tahun untuk bersiap-siap
– 3 tahun untuk pergi ke tempat ibadah.
Itulah perkiraan bagaimana negara yang terkenal berdisiplin itu menggunakan waktu mereka. Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah mengisi kehidupan kita dengan hal-hal yang penuh makna?
Setiap orang masing-masing diberikan waktu sepanjang 24 jam. Dengan waktu itu, kita diberikan tanggung jawab untuk mengelola waktu itu dengan sebaik-baiknya.
Kita boleh memilih bagaimana mempergunakan waktu hidup yang kita miliki.
1. Kita menghabiskan hidup kita dengan hal yang sia-sia.
2.Kita menginvestasikan waktu kita untuk sesuatu yang berharga, sesuatu yang akan bertahan melampaui masa hidup kita.
Apakah kita sudah membuat kira-kira waktu dengan bijaksana? Apakah waktu itu menguasai kehidupan kita atau kita yang menguasainya? Apakah kita menggunakannya untuk hal-hal kekekalan atau sekadar untuk mengejar cita-cita peribadi?
Kerana itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, kerana hari-hari ini adalah jahat.
