Safe Haven

Luna sedang berjoging di suatu petang. Tiba-tiba langit yang awalnya cerah berubah menjadi gelap dan hujan lebat pun turun. Oleh kerana Luna tidak membawa payung, dengan segera dia berlari mencari tempat perteduhan dan menemukannya sebelum basah kuyup.

“Nasib baik ada safe haven,daripada memaksa meneruskan perjalanan dan basah kuyup, lebih baik berteduh sementara waktu.”katanya dalam hati.

Kehidupan kita seperti pejalan kaki yang menyusuri jalan-jalan kehidupan. Perjalanan yang tidak selamanya mudah. Ada saja hambatan dan tantangan yang muncul. Kesulitan- kesulitan,sakit-penyakit,krisis keuangan dan sebagainya tiba-tiba datang menyerang tanpa diduga.

Itulah sebabnya kita perlu tempat perteduhan (safe Haven). Kita tidak memilih tempat perteduhan yang atapnya bocor atau mudah roboh melainkan tempat yang atapnya cukup lebar dan kuat.

Di dalam tempat perteduhan kita masih mendengar bunyi guruh, melihat petir dan hujan, tetapi semua itu tidak mengenai kita. Begitu juga selama kita hidup di dunia ini, kita masih menghadapi berbagai ancaman kehidupan. Tetapi ketika kita menjadikan Tuhan sebagai tempat perteduhan, kita tidak lagi merasa takut.

Perlindungan Tuhan itu kuat bagaikan perisai dan pagar tembok. Akan ada rasa aman bagi setiap orang yang berada dalam naungan Tuhan sebab badai kehidupan tidak dapat menggoyahkannya.

Leave a Comment