“Berdoa adalah ekspresi iman seseorang yang natural sama seperti bernafas bagi hidupnya.β
Jonathan Edwards
Martin Luther pernah mengatakan, βMenjadi seorang Kristian tanpa berdoa sama mustahilnya dengan hidup tanpa bernafasβ jadi doa bukan lagi suatu pilihan tapi merupakan keperluan mutlak kita. Sama seperti kita perlu bernafas untuk hidup.
Orang-orang yang berseru kepada Tuhan di dalam doa dan mengalami sendiri pertolongan Tuhan dalam hidupnya akan mengerti bahwa hanya Tuhan yang dapat diandalkan, tidak ada yang lain. Tuhan yang hidup akan mendengar dan menjawab doa kita.
George Muller seorang missionaris menjadi berkat bagi puluhan ribu anak-anak yatim piatu yang ada di Bristol, England. Muller bukan orang kaya tetapi dia adalah orang yang sepenuhnya bergantung pada pertolongan Tuhan di dalam doa. Muller memiliki beban besar dalam hatinya untuk menunjukkan kepada setiap orang, terutama mereka yang tidak percaya pada Tuhan, bahwa dia berdoa kepada Tuhan yang hidup dan menjawab doa-doanya dengan cara dan waktu-Nya yang ajaib.
Suatu pagi seperti biasa di rumah anak yatim,kira-kira 300 anak-anak sudah duduk manis di depan meja makan untuk sarapan. Tetapi saat itu di hadapan mereka hanya ada piring yang kosong. Hari itu mereka kehabisan makanan, tidak ada makanan yang dapat diberikan untuk anak-anak. Dengan tenang Muller tetap memimpin doa makan seperti biasa dan mengucap syukur kepada Tuhan untuk makanan yang akan mereka makan (dengan penuh keyakinan Tuhan akan menyediakan). Tidak lama setelah itu, terdengar suara ketukan pintu. Seorang tukang roti datang dengan membawa begitu banyak roti. Dia berkata bahwa sepertinya Tuhan menyuruhnya untuk membuat roti lebih banyak dari biasanya untuk dikirim ke rumah anak yatim.
Muller begitu berterima kasih dan membagikan roti itu kepada anak-anak. Tidak lama setelah itu, terdengar suara ketukan lain dari luar. Kali ini seorang tukang susu yang berdiri di depan pintu. Dia berkata bahwa tayar keretanya pancit dan memerlukan waktu yang lama untuk diperbaiki. Jadi dia memutuskan untuk memberikan semua susu yang dibawanya kepada rumah anak yatim Muller kerana kalau tidak, susu itu akan rusak.
Pagi itu, Tuhan menyediakan makanan dan minuman kepada ratusan anak dengan cara yang luar biasa. Dalam hidupnya, Muller tidak pernah meminta atau memohon bantuan dari orang lain. Dia mengandalkan dan percaya kepada Tuhan sepenuhnya dan Muller membuktikan sendiri bahwa Tuhannya hidup dan mendengar doa.
Tuhan selalu ingin mendengar kita berbicara kepada-Nya, Ia menyendengkan telinga-Nya terhadap doa permohonan kita. Bahkan ketika ada yang tidak dapat kita ucapkan dalam hati, Ia pun mengerti dan mengetahuinya. Tidak perlu bertele-tele dan sibuk menyusun kalimat indah atau merangkai kata yang panjang seperti ingin memberi setumpuk informasi kepada Tuhan dalam doa kita. Tidak perlu mengarahkan Tuhan atas jalan keluar sesuai keinginan kita. Tuhan tidak perlu arahan kita. Dia mengetahui setiap detail hidup kita dan paling mengerti jalan keluar terbaik bagi kita.
Serahkanlah seluruh jawaban doa di tangan Tuhan, biarkanlah Dia bekerja dengan bebas dalam hidup kita melalui cara-Nya sendiri.
