“π»ππ‘π ππππππππ πππππππππππ¦π π ππππππ, πππ πππππ ππππ π‘ππππ πππππ‘ π‘π’ππ’π‘ πππππ ππππ πππ πππππππππ¦π.”
Kita meresponi segala hal di dunia ini dengan hati. Situasi juga mempengaruhi hati tetapi hati itu sendiri menentukan situasi hidup setiap orang dan dengan demikian hati menentukan suasana kehidupan.
Kepekaan adalah kemampuan untuk mengerti dan merasakan keadaan hati orang lain, baik itu kesenangan maupun kesedihan, serta membantunya untuk keluar dari kesedihan atau kesusahan yang dialaminya. Turut merasakan keadaan orang yang bersedih pun sudah merupakan kekuatan bagi yang lemah, jalan terang bagi yang berduka. Semakin peka seseorang terhadap sesamanya berarti semakin penuh kasih ia.
Semakin hati seseorang tertuju kepada orang lain, semakin baiklah orang itu tetapi semakin ingin berkuasa demi kepentingannya sendiri, semakin lemah kualiti hidupnya dan semakin mempersulit kehidupan di sekitarnya.
Hati yang teguh adalah kemampuan untuk menanggung beban kesedihan dan kesusahannya sendiri. Orang yang mampu menanggung sendiri hidupnya termasuk setiap kesedihannya adalah orang yang kuat.
Keadaan hati seseorang itu terpancar dari wajah dan expresinya. Jika hatinya ‘sihat’ , expresi wajahnya ceria, riang dan mudah tersenyum. Apakabar hatimu? “ππππ πππ‘πππ¦π π‘πππ’π πΎππ’πππππ ππππππ πππππ π πππππ‘πππ, π ππππ ππππππ-ππ’πππ ππ ππππππ¦π.”
