Di China, ada sepasang suami isteri yang baru saja menikah dan begitu mendambakan seorang anak. Mereka bersyukur kerana melahirkan puteri pertama mereka dengan lancar, sihat dan selamat. Sang ayah yang begitu senang menyambut kelahiran anaknya lalu menggendong puterinya, menamainya Meggie lalu membisikkan kata-kata di telinga Meggie, βanakku, memilikimu adalah anugerah terindah didalam hidupku. Aku berjanji akan mengasihimu seumur hidupkuβ.
Waktu berlalu, Meggie semakin hari semakin bertumbuh menjadi remaja yang cantik. Ayah Meggie begitu mengasihinya. Ia memberikan apapun yang Meggie inginkan agar puteri kesayangannya itu merasa bahagia. Namun, tanpa diduga, Meggie hamil. Meggie ketakutan, ia menceritakan semua kepada sang ibu. Ibunya dengan kesabaran dan penuh kasih sayang berusaha menenangkan Meggie. Meggie takut memberitahukan hal ini kepada ayahnya. Ia membayangkan betapa marahnya sang ayah apabila ia mengetahui bahwa puteri kesayangannya yang selama ini dibanggakannya hamil di luar nikah.
Meggie sedar ia telah melukakan hati ayahnya. Namun bagaimanapun Meggi sadar ia tetap harus memberitahukan hal ini kepada ayahnya. Ketika menceritakan apa yang terjadi kepada ayahnya, wajah marahlah yang terlihat dari raut muka sang ayah. Meggie semakin takut, ia gemetar ia menutup mata dan tak berani menatap wajah ayahnya. Namun ternyata bukannya marah, sang ayah justru memeluk erat Meggie sambal berbisik, βAku mencintaimu anakku, aku tidak pernah melupakan janjikuβ
Dalam kehidupan ini kita mungkin pernah melakukan kesalahan atau dosa yang besar,yang membuat kita merasa tidak layak lagi untuk diampuni. Namun percayalah bahwa Tuhan kita sangat mengasihi kita dan sangat bersukacita bila kita datang kepadaNya, bahkan Dia memeluk dan berbisik “Aku mengasihi engkau, anakku.”
“β¦ππππππππ’π πππ πππ’ πππππ π πππππ‘π ππππππ§π, ππππ πππππππ ππ’π‘ππ π πππππ‘π π ππππ’; π πππππππ’π ππππ€ππππ πππππ π πππππ‘π ππππ πππ π’πππ, ππππ πππππππ ππ’π‘ππ π πππππ‘π ππ’ππ’ πππππ.”
