βπ½πππ, πππππππππ ππππ’ πππππππ ππππππ πππ π¦πππ ππππ ππππ’ πππππ ππ‘ππ’ πππ π¦πππ ππππ ππππ’ ππππ’π πππ πππππππππ πππππ πππ‘πππ’.β
Situasi dunia saat ini sering membuat hati kita cemas. Orang-orang kurang berada,cemas tentang bagaimana memenuhi keperluan hidup, orang-orang berada pula cemas memikirkan harta kekayaan yang dimiliki. Mau disimpan di mana, takut dirompak, atau cukupkah untuk menjamin kelangsungan hidup keturunannya.
Kita akan menjadi cemas jika hati dan fikiran kita terfokus hanya kepada perkara-perkara duniawi, padahal semua yang ada di dunia ini bersifat sementara saja.
Kecemasan adalah sesuatu yang dirancang oleh si jahat untuk menghasilkan stres, ketegangan dan maut. Kita boleh menghindari rasa cemas ini dengan belajar bersyukur dan menyerahkan segala kekuatiran kita kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kita sampai saat ini dan selamanya.
Kita mungkin berkata, “saya sudah berdoa tapi masih merasa cemas.” ini kerana kita tidak menyerahkan segala permasalahan hidup kepada Tuhan, tapi hanya sebagian saja atau beberapa saja, dan berusaha untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan kekuatan sendiri. ββ¦ππππ πππ’-π πππ’πππ ππππππ ππππππ πππ»π΄π πππππ πππ ππ ππππ ππππππ, πππ πππ ππππππ‘πππ-ππ¦ππππ ππππππ ππππ πππππππ ππ ππππππ.β
