Faith Like Potatoes

The condition for a miracle is difficulty, however the condition for a great miracle is not difficulty, but impossibility.” Angus Buchan

Angus Buchan dan ribuan penduduk berkumpul di Stadium King Parks, Durban, Afrika Selatan, berdoa meminta hujan turun.

Sebelumnya seorang petani jagung dan peternak, Angus, memutuskan untuk menanam kentang. Dia sudah diperingatkan, bahwa tidak boleh menanam kentang tanpa sistem pengairan yang cukup.

Selama empat bulan hujan tidak turun- turun juga. Angus tidak patah semangat. Dia memilih untuk tetap percaya.

Suatu hari Angus meminta Simeon Bhengu, assistantnya, agar menyiapkan pegawai mereka untuk menuai ladang kentang. Sebelum memulai kerja-kerja menuai,dia mengucapkan doa dan syukur atas tuaian hari itu tanpa mengetahui kentangnya bertumbuh atau tidak.

Hasilnya, mereka menuai kentang berukuran besar dan subur. Angus dan penduduk setempat bersukacita menyaksikan keajaiban Tuhan itu. Tiada siapa yang dapat menduga bahwa Tuhan memiliki cara lain untuk menumbuhkan kentang.

Cara berfikir kita selalu tidak selaras dengan cara berfikirnya Tuhan. Rencana Tuhan sering tidak terselami oleh daya fikir kita yang terbatas. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok.

Hal itu kadang membuat kita khuatir, namun hal itu dapat memperkuat iman kita. Apa yang penting adalah
ketika menghadapi jalan buntu,kita terus mau berdoa dan berusaha dengan tetap percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah mengecewakan kita. Kita yakini bahwa, sekalipun keadaan tampak buruk, Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang baik.

Jawaban Tuhan mungkin tidak senantiasa ajaib seperti pengalaman Angus, namun rencana-Nya pasti mendatangkan kesejahteraan bagi kita.

Leave a Comment