
Perkataan “AWAS” adalah peringatan agar kita berhati-hati. Perkataan ini selalu kita jumpa di mana saja. “Awas Selekoh Tajam di Hadapan”, “Awas Kerja-kerja pembaikan sedang djalankan”, “Awas kanak-kanak sekolah sedang melintas”, dan banyak lagi.
Ada yang lebih ekstrem lagi: “Awas ada anjing garang!”. Kita harus mengambil berat setiap amaran atau peringatan ini. Jika kita melanggarnya,mungkin akan membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Kita harus mengawasi diri sendiri terlebih dahulu, bukan orang lain. Memang mudah kita mengawasi, mengamat-amati, menilai, mengoreksi kelemahan, serta menghakimi orang lain. Tetapi kadang lupa untuk mengawasi diri sendiri atau bercermin pada diri sendiri.
“Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, kerana dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.”
Kita harus jadi teladan bagi orang-orang di sekitar kita, baik dalam perkataan, dalam tingkah laku dalam kasih, dalam kesetiaan dan dalam kesucian kita.