If Tomorrow Never Come.

The truth is you don’t know what is going to happen tomorrow. Life is a crazy ride, and nothing is guaranteed.”

Eminem

Tidak ada seorang pun di dunia ini yang tahu apa yang akan terjadi hari esok. Kita boleh memprediksi, mereka-reka, meramal atau memperkirakan tapi tidak tahu secara pasti. Amsal mengatakan: “Janganlah memuji diri kerana esok hari, kerana engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu.”

Segala yang ada di muka bumi ini boleh berubah sekelip mata. Pandemic,bencana alam, kecelakaan, peperangan, krisis, dan sebagainya, datang tanpa diundang,menimpa siapa saja, tanpa memandang status, usia, ataupun jenis kelamin.

Kehidupan kita kemarin yang baik-baik saja boleh berubah porak-poranda. Ini menunjukkan bahwa kekuatan kita sangat terbatas,tidak lebih dari pada embusan nafas.

Namun kita tidak perlu takut dan cemas menghadapi hari esok yang penuh dengan ketidakpastian. Sebab sang Pencipta kita yang memegang kendali keadaan dan mengetahui segala sesuatu.

Dia menyelidiki dan mengenal kita, Dia tahu kalau kita duduk atau berdiri, berjalan atau berbaring. Dia mengerti fikiran kita. Sebelum lidah kita mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Dia ketahui. Masa depan kita sepenuhnya ada di tangan Tuhan. Have Faith!

Selalu Ada Jalan,Saat Seakan Tiada Jalan.

Ketika berada dalam lembah kekelaman, ujian atau masalah yang berat,kita sering kali bertanya kepada Tuhan, “Mengapa hal ini terjadi? mengapa Engkau meninggalkan aku?”

Waktu Yunus berada di dalam perut ikan, dia tetap mengarahkan imannya kepada Tuhan dengan berkata, “Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-Mu.

Walaupun adakalanya kita diijinkan masuk ke suatu keadaan berat dan seolah-olah tidak ada harapan, Dia hanya ingin menguji kesetiaan dan iman kita. Dia ada bersama kita dan menyediakan jalan keluar untuk setiap pergumulan kita.

Larilah kepada Tuhan, berseru-seru pada-Nya sampai pintu sorga terbuka.
Berhenti menggerutu dan berkeluh kesah. Tetaplah tenang dan bersyukur kerana hati yang tenang dan penuh ucapkan syukur akan membangkitkan iman menyegarkan tubuh.

Tiada yang mustahil bagiNya. Sebesar apa pun persoalan dan kesulitan kita, Dia sanggup dan akan menolong kita.
Dia berkata: “Ya! Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”

Strategi Mengalahkan ‘Musuh’.

Kuatkan dan teguhkanlah hatimu…”

Situasi paling sulit adalah ketika musuh datang dari arah depan, belakang, kiri dan kanan yang menyerang pada waktu yang sama.

Dan kita sering menganggap situasi sulit adalah ‘musuh’ kehidupan yang memerlukan strategi yang tepat dalam menghadapinya. Jadi apakah strategi untuk menghadapi kepungan lawan ini?

  1. Saling membantu dalam kelemahan. Orang yang kuat wajib membantu yang lemah dengan tulus. Saling membantu membentuk rasa persahabatan dan dan persaudaraan. Bertolong-tolonganlah dalam menanggung bebanmu.
  2. Hati yang kuat. Hati yang kuat adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan hidup. Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?
  3. Menyerahkan segala perkara kepada sang Pencipta kita. Dia berjalan di depan dan Dialah yang akan berperang untuk kita. Dia tidak akan membiarkan dan meninggalkan kita. Tuhan kiranya melakukan yang baik di mata-Nya.

Segala perkara dapat kita tanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan bagi kita.

Jangan Sabotaj Diri Sendiri.

“I have a tendency to sabotage relationships; I have a tendency to sabotage everything. Fear of success, fear of failure, fear of being afraid. Useless, good-for-nothing thoughts.”

Michael Buble

Kadang tanpa sadar kita sedang mensebotaj diri sendiri.
Kata “sabotase” berasal dari bahasa Perancis sabot (diterapkan dalam bahasa Inggris pada 1607) yang bermaksud “kasut kayu”.

Sebotaj adalah perbuatan memusnahkan harta benda dan menggagalkan sesuatu usaha. Dalam kata lain, sabotaj adalah perbuatan khianat yang berakibat buruk dan menyebabkan kerugian.

Sebagian besar dari kehidupan kita ditentukan oleh pilihan kita. Pilihan yang salah dan bodoh akan berefek buruk. Merusak segalanya dan menghadirkan malapetaka. Bahkan menjauhkan kita dari berkat dan damai sejahtera serta masa depan yang gilang gemilang.

Kita boleh memilih untuk tidak mensebotaj kehidupan yang ada. Orang muda menghindari pergaulan bebas yang membunuh hari depanmu.
Suami atau isteri menghindari bermain api asmara liar yang akan membakar rumah tanggamu. Orang tua jangan pilih kasih dan menanam benih iri hati dan dendam yang merusak jiwa anak-anakmu.

Pilihan kita sekarang tidak akan berhenti sampai di sini saja. Kesannya akan berlanjutan hingga ke persoalan hidup dan mati. ” kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu.”

Menjadi Superstar

Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.”

Menjadi superstar adalah dambaan banyak orang di dunia ini. Orang berduyun-duyun untuk ikut dalam pertandingan seperti American Idol, America Got Talent atau Asia Got Talent dan sebagainya, dengan tujuan ingin menjadi bintang terkenal.

Bagi pemahaman kebanyakan orang Superstar adalah orang yang hebat, memiliki prestasi luar biasa, dikagumi oleh banyak orang, sukses atau orang yang terkenal atau populer.

Namun di mata sang Pencipta kita, Superstar adalah orang yang berhasil dalam menjalankan panggilan hidupnya iaitu bekerja dan menghasilkan buah. “Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.”

Daniel, sekalipun hidup di tengah-tengah bangsa yang menyembah kepada berhala, ia tidak terbawa arus. Ia tetap mampu menjaga hidupnya berkenan kepada Tuhan sehingga kehidupannya bercahaya dan menjadi berkat bagi banyak orang. Dia adalah Superstar pada zamannya. Kita juga boleh menjadi Superstar jika kita mahu.

Bimbang

“Jangan bimbang, jangan takut…”


Sejak Daud berjaya mengalahkan Goliat timbul kebencian dan iri hati dalam diri Saul terhadapnya. Saul berusaha membunuh Daud namun gagal. Daud ada kesempatan 2 kali untuk membunuh Saul, tapi dia tidak melakukannya.

Daud percaya bahwa Tuhan sentiasa melindunginya. Namun Daud pernah mengalami keruntuhan iman dan kebimbangan membayanginya. Dia terlalu memikirkan hal buruk yang belum terjadi,sehingga ia memutuskan untuk lari ke negeri orang Filistin. Daud lupa akan kedahsyatan kuasa Tuhan yang berulang kali telah melepaskannya dari rancangan-rancangan jahat manusia.

Kitapun sering bimbang sesuatu yang buruk akan terjadi. Kita membiarkan hati dan fikiran kita dibelenggu oleh kebimbangan. Research menguraikan bahawa 40% kebimbangan manusia adalah tentang hal-hal yang tidak terjadi, 30% tentang hal yang sudah terjadi, 12% tentang kesihatan, dan 10% tentang keresahan sehari-hari. Jadi 92% kebimbangan kita sebenarnya adalah tidak perlu.

Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau. Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.

Menangis

Jiwa tidak akan memiliki pelangi jika mata tidak memiliki air mata.”

John Vance Cheney

Semua orang pernah menangis. Menangis adalah bahasa yang paling tinggi. Menangis adalah ungkapan perasaan kasih yang besar atau penyesalan, ketakutan, dan kesakitan yang teramat sangat. Namun tergantung apa atau siapa yang ditangisi. Kanak-kanak yang belum boleh berkomunikasi secara verbal menyampaikan perasaannya, hidupnya, semuanya dengan tangisan.

Menangis bukan hanya mengurangi stres dan memperbaiki perasaan kita, ia dapat membantu kita menjaga kesihatan tubuh. Bagaimana?

1. Kuat menghadapi stres

Air mata adalah terapi, dan menangis adalah katarsis yang merupakan salah satu teknik untuk menyalurkan emosi yang terpendam. Meskipun menangis tidak dapat menyelesaikan masalah, mengubah situasi, atau mengembalikan seseorang ke dalam hidup kita. Namun, menangis telah terbukti secara ilmiah untuk membuat kita merasa lebih baik. Ia adalah salah satu proses pemulihan tubuh dari tekanan emosi.

2. Mengurangkan rasa sakit

Ketika kita menangis dan dipeluk, didekap, atau dibelai. Ini akan meningkatkan perasaan nyaman dan sejahtera. Ini akan membantu mengurangkan perasaan sakit kita.


3. Baik untuk kesihatan

Menangis bukan hanya berpengaruh terhadap kesihatan mental dan emosional, tetapi juga kesihatan fizikal. Menangis dapat melepaskan hormon yang membuat kita merasa lebih baik, serta dapat menurunkan kadar hormon yang menyebabkan kecemasan ekstrim dan stres. Menangis juga dapat melembabkan mata, mencegah terjadinya dehidrasi, membunuh bakteria, dan membuang racun berbahaya pada tubuh.

Kesimpulannya, menangis bukanlah tanda bahwa kita lemah dan tidak mampu menangani masalah asam garam kehidupan. Tetapi menangis menandakan bahwa kita ada solusi lain dalam menghadapi permasalahan tanpa perlu melarikan diri dari masalah.

24 Jam Untuk Setiap Orang

Everybody has 24 hours and the question is, what do you do with your 24 hours? That’s what makes everybody equal.”

Stedman Graham

Ada kajian yang dilakukan di Singapore tentang bagaimana rata-rata seseorang itu menggunakan waktu hidupnya selama 70 tahun.

– 23 tahun untuk tidur
– 17 tahun untuk bekerja
– 11 tahun untuk menonton TV/bermain
– 6 tahun dalam perjalanan
– 6 tahun untuk makan
– 3 tahun untuk bersiap-siap
– 3 tahun untuk pergi ke tempat ibadah.

Itulah perkiraan bagaimana negara yang terkenal berdisiplin itu menggunakan waktu mereka. Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah mengisi kehidupan kita dengan hal-hal yang penuh makna?

Setiap orang masing-masing diberikan waktu sepanjang 24 jam. Dengan waktu itu, kita diberikan tanggung jawab untuk mengelola waktu itu dengan sebaik-baiknya.

Kita boleh memilih bagaimana mempergunakan waktu hidup yang kita miliki.

1. Kita menghabiskan hidup kita dengan hal yang sia-sia.

2.Kita menginvestasikan waktu kita untuk sesuatu yang berharga, sesuatu yang akan bertahan melampaui masa hidup kita.

Apakah kita sudah membuat kira-kira waktu dengan bijaksana? Apakah waktu itu menguasai kehidupan kita atau kita yang menguasainya? Apakah kita menggunakannya untuk hal-hal kekekalan atau sekadar untuk mengejar cita-cita peribadi?

Kerana itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, kerana hari-hari ini adalah jahat.

Hopelessness

Feeling hopeless is just a slower way of being dead.”

Akibat pandemic, Diego kehilangan pekerjaan dan dia sudah berusaha menghantar permohonan kerja di banyak perusahaan tapi belum ada yang menerimanya.

Ia mulai down dan kehilangan harapan. Setiap hari ia selalu murung.

Melihat keadaan Diego, ibunya pun mengajaknya pergi ke suatu tempat.

Ternyata mereka pergi ke kuburan. Diego terkejut. “Kenapa ibu mengajak saya ke sini?” tanyanya kehairanan.

Sambil menunjuk batu nisan, ibunya berkata, “Di sinilah tempat orang-orang yang tidak lagi punya pengharapan. Selama kita masih hidup, selalu ada harapan.”

Diego tersadar. Keyakinan dirinya pulih dan harapannya pun kembali datang. Ia tahu ia masih ada harapan.

Pengharapan di dalam diri manusia hilang tatkala meninggal dunia. Namun bagi Tuhan, tidak ada yang mustahil. Tulang-tulang kering pun boleh diubahkan-Nya menjadi tentera yang sangat besar.

Tulang kering berbicara kehidupan yang mati secara spiritual. Hidup tanpa tujuan, tanpa pengharapan, dan tidak lagi mampu melihat masa depan.

Mungkin kita merasakan atau dikatakan sebagai orang yang tidak ada masa depan. Mungkin juga kita mengganggap diri kita sudah mati bagaikan tulang-tulang kering. Tapi ketahuilah bahwa bersama Tuhan, kita selalu memiliki pengharapan dan masa depan yang indah.

Bahagia Cara Sendiri

Bukan bahagia yang membuat kita bersyukur, tetapi bersyukur yang membuat kita bahagia.”

Di sebuah wad hospital ada 2 katil pesakit,yang satu dekat dengan jendela dan yang satu lagi jauh dari jendela. Setiap hari Kai, pesakit yang terbaring lemah di katil dekat jendela menceritakan apa yang dia lihat kepada Teo pesakit yang terbaring di katil satunya lagi.

“Apa yang kamu lihat hari ini?” tanya Teo.

Kai menjawab, “Di luar ada anak-anak kecil berlari riang sedang main dengan anjing kesayangannya. Ada gemerlap lampu-lampu taman yang indah. Ada beberapa anak muda sedang berbaring santai di taman. Dan banyak sekali angsa-angsa di kolam.” Dengan riangn Kai bercerita.

Hari ke hari Teo bertanya kepada Kai, dan Kai terus menceritakan apa yang dia lihat di luar jendela.

Pada suatu malam, Kai sesak nafas. Tapi Teo membiarkan saja keadaan itu sedangkan dia boleh membantu menekan loceng kecemasan untuk memanggil nurse. Dalam hatinya, “Ini kesempatanku untuk pindah ke katil sebelah jika Kai mati, jadi boleh melihat pemandangan di luar.”

Esok harinya Kai meninggal dan Teo memberitahu nurse, “Saya mau pindah ke katil dekat jendela.” Teo pun dipindahkan ke katil sebelah. Waktu dia menoleh ke jendela,ternyata hanya tembok yang ada di pemandangan itu.

Terkadang kita selalu merasa diri tidak bahagia dan selalu melihat orang lain lebih bahagia. Suka berandai-andai. Andai aku kaya seperti dia, andai aku punya suami yang baik seperti dia,andai aku ada isteri seperti dia, andai gajiku besar seperti dia, andai begitu dan andai begini…

Setiap orang ada kesusahan masing-masing. Orang yang bahagia adalah orang yang selalu melihat hidup ini indah, berfikir positif walaupun hanya “tembok” di depan mata tapi yang dia lihat adalah visinya dan selalu ceria serta bersemangat menjalani kehidupan. Bersyukurlah telah diberikan kehidupan.