π‚πšπ§πž π“π¨πšπ (πΎπ‘œπ‘‘π‘œπ‘˜ π‘‡π‘’𝑏𝑒)

Kodok Tebu

Untuk mengatasi wabak kumbang perosak, pada June 1935 pemerintah setempat Australia dengan tergesa-gesa mengimport sejenis katak khas Amerika Latin tanpa memikirkan dampak kepada lingkungannya.

Keputusan ini bukan hanya gagal menyelesaikan masalah yang dihadapi, malah menjadi masalah besar bagi Australia hingga saat ini.

Ini kerana perkembangan biak Kodok Tebu tidak dapat dikontrol. pengenalan Kodok Tebu tidak hanya menyebabkan kerusakan alam sekitar yang besar, tetapi tidak ada bukti bahawa mereka telah mempengaruhi kumbang tebu yang mereka diperkenalkan untuk menjadi mangsa.

Keputusan yang tergesa-gesa cenderung menimbulkan masalah.

Oleh itu, setiap kali kita mau berkata-kata, bertindak, dan mengambil keputusan, ambil masa untuk memikirkan dan mempertimbangkannya.

Fikirkan dampaknya kepada diri kita dan orang lain. Supaya masalah, kesulitan, dan tragedi yang tidak perlu dapat kita hindarkan.

π‘¨π’π’π’π’šπ’Žπ’π’–π’” (πšƒπšŠπš—πš™πšŠ π™½πšŠπš–πšŠ)


Individu yang Anonim adalah orang yang tidak diketahui identitinya. Jahat? Maybe Yes, maybe No. Banyak orang berbuat baik,tapi mau identitinya dirahasiakan. Mereka adalah orang budiman yang anonim. Anonimitas menjadi tanda keluhuran budi.

Tetapi, banyak orang juga menjadi anonim untuk berbuat jahat. Anonimitas dipakai untuk kejahatan. Banyak website dan akaun anonim dipakai untuk menyebar hoax, menabur fitnah, melaga-lagakan sehingga terjadi perselisihan, mem-bully, dan banyak lagi. Ini salah.

Tidak semua yang anonim itu jahat. Anonimitas lebih banyak menjadi tanda keluhuran budi. Dalam situasi pandemic ini, bantu orang susah secara anonim itu lebih mulia. Tidak perlu bawa kru rakaman.

What are the pictures for? Campaign or what? Or you want to have the pictures of the moment you help the needy taken, kept safe for future reference or just in case the person you helped turns out to be an ingrate in future? Then keep the help to yourself!

𝑻𝒓𝒖𝒆 π‘―π’‚π’‘π’‘π’Šπ’π’†π’”π’”

Miss Egypt 1954
Gambar sebelum bunuh diri tahun 1987.

Iolanda Cristina Gigliotti (Dalida) aktress dan penyanyi terkenal France yang dilahirkan di Mesir dan orang tuanya berasal dari Itali. Dia boleh bernyanyi dalam 10 bahasa.

Dalida pernah memenangi pertandingan ratu cantik Mesir pada tahun 1954. Berhijrah ke Paris dan menjadi citizen France.

Sangat sukses dan kekayaannya berlimpah. Namun dia merasa hidupnya sangat malang. Suaminya, Lucien Morisse, meninggal akibat bunuh diri. Begitu juga Luigi Tenco, kekasihnya.

Dalida sangat depresi. Akhirnya di tengah kemashyuran dan kekayaannya,1987 dia bunuh diri dan menulis nota: “Beban hidup sungguh tak tertanggungkan.”

Kebahagiaan tidak diukur oleh kekayaan dan popularitas yang kita miliki. Jaminan bahagia itu;

1. Harus mengandalkan Tuhan.


2. Selalu bersedia peduli dan berbagi dengan sesama.


3. Rendah hati dan panjang sabar.

4. Gigih berjalan dalam kebenaran.


5. Menjaga hati, menjauhi sikap bermusuhan dan fikiran buruk terhadap orang lain.

Kebahagiaan sejati bersemi dalam hati, dan memancar keluar, dalam tindakan dan ucapan. Kebahagiaan sejati tidak dapat dilepaskan dari Tuhan.

π‘·π’Šπ’• 𝑺𝒕𝒐𝒑

Setiap pelumba F1 memandu dan menyelesaikan puluhan lap dalam waktu yang sangat cepat. Dan ada satu hal yang selalu dilakukan pelumba F1, iaitu melakukan pit stop.

Pit stop Formula 1 lebih daripada sekadar berhenti, menukar tayar dan mempercepat. Ketepatan mutlak, kerja berpasukan yang sempurna dan keputusan sepersekian detik diperlukan untuk pit stop yang lancar.

Sejarah mencatat, dalam F1 strategi pit stop sering menjadi penentu untuk meraih kemenangan.

Setiap hari dalam kehidupan, kita menjalani berbagai aktiviti dan selalu terjebak dalam rutin harian. Tujuh hari dalam seminggu kita sibuk dengan banyak pekerjaan. Sehingga kerap kali lupa hal yang sangat penting, iaitu “berhenti” sejenak.

Ada waktu kita harus berhenti sejenak. Merehatkan diri dari kebisingan hidup dan hiruk-pikuk rutin harian. Merehatkan bukan hanya tubuh, tetapi juga hati dan fikiran. Saat di mana kita memeriksa dan mengasah diri. Ibarat me-recharge bateri kehidupan kita. Untuk kemudian bersiap melanjutkan perjalanan lebih jauh lagi.

Kawan Yang Salah

Seorang tentera Inggris dituduh bersalah setelah terbukti memperlakukan tahanan perang Irak dengan keji di penjara Abu Ghraib.

Buktinya adalah sekeping foto ketika dia berpose sedang tersenyum sambil menunjukkan ibu jari tanda setuju,di sebelah para tahanan tengah dianiaya.

Dalam persidangan, hakim bertanya, bagaimana dia sanggup berpose sambil tersenyum tanpa rasa perikemanusiaan.

tentera itu menjawab, “Mulanya aku sudah menolak untuk difoto, tetapi dirayu terus oleh kawan-kawan. Sekarang aku menyesal. Aku ada pilihan lain, tetapi aku memilih untuk melakukan apa yang kawan-kawanku ingin aku lakukan.”

Kita memang perlu bergaul dengan semua orang. Namun, kita harus bersikap kritis terhadap pendapat kawan. Jangan sampai kita dipengaruhi nasihat yang menyesatkan. Apa yang baik bagi mereka belum tentu baik juga buat kita. Pergaulan yang buruk merosakkan kebiasaan yang baik.

Bersahabatlah dengan orang di seluruh dunia, namun jangan bersahabat dengan dunia.